Our Team
Tangan, pikiran, dan semangat di balik Dawn Derie. Sebuah kolektif yang berdedikasi pada keahlian, kejujuran material, dan evolusi streetwear lokal Indonesia.
Reza Maulana
Reza memulai Dawn Derie dari sebuah obsesi: menciptakan pakaian yang tahan banting tapi tidak kehilangan estetikanya. Lahir dan besar di Jakarta, ia menghabiskan bertahun-tahun mempelajari konstruksi garmen di bengkel-bengkel kecil Bandung sebelum akhirnya membangun label ini. Baginya, setiap jahitan adalah sebuah janji kepada orang yang memakainya. Ia percaya bahwa fashion lokal Indonesia tidak perlu meminjam identitas dari luar - kita punya cerita sendiri yang lebih kaya.
Sari Kusuma
Sari membawa pendekatan yang tidak konvensional ke meja desain - ia percaya bahwa pakaian yang baik harus bisa bercerita tanpa kata-kata. Latar belakangnya di seni rupa dan tekstil tradisional Indonesia menjadi fondasi dari setiap koleksi yang ia kembangkan. Proses desainnya selalu dimulai dari pertanyaan: apa yang ingin dirasakan oleh orang yang memakainya? Bukan sekadar terlihat, tapi benar-benar dirasakan.
Dimas Pratama
Dengan lebih dari satu dekade pengalaman di industri garmen, Dimas adalah penjaga standar kualitas Dawn Derie. Ia memastikan setiap produk yang keluar dari workshop memenuhi ekspektasi yang telah dijanjikan kepada pelanggan. Dimas tumbuh di keluarga penjahit di Garut, dan kecintaannya pada detail konstruksi garmen terbentuk sejak ia masih kecil membantu orang tuanya.
Nadia Fitri
Nadia membangun hubungan antara Dawn Derie dan komunitasnya - tidak hanya sebagai pelanggan, tapi sebagai bagian dari gerakan. Ia percaya bahwa brand lokal yang kuat lahir dari kepercayaan, bukan sekadar kampanye. Setiap kolaborasi, event, dan campaign yang kamu lihat adalah hasil dari cara berpikirnya: bagaimana kita membuat orang merasa bahwa ini adalah brand mereka juga.
Arif Setiawan
Arif bertanggung jawab atas penelitian dan pemilihan material yang digunakan di setiap koleksi. Ia menjelajahi pasar tekstil lokal dan internasional untuk menemukan bahan-bahan yang tidak hanya indah, tapi juga diproduksi secara etis. Menurutnya, masa depan fashion Indonesia terletak pada kearifan lokalnya sendiri - dan tugasnya adalah membuktikan hal itu melalui setiap helai kain yang dipilih.
Bergabung dengan kami
careers@dawnderie.com